Program Taspen Beralih ke BPJS TK, Apakah PNS Ikut Tanggung Dana untuk Pekerja Swasta

KEMENDIKBUDINFO.COM_Pemerintah berencana mengalihkan program tabungan hari tua (THT) dan pembayaran pensiun dari PT Taspen (Persero) ke BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK). Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2011, pengalihan tersebut paling lambat dilakukan pada 2029 mendatang.

Namun demikian, rencana tersebut mendapat penolakan dari 18 pensiunan pejabat negara dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif. Pemohon menilai pengaturan pengalihan program Taspen ke BPJS TK akan merugikan hak konstitusional pemohon.

Menyikapi gugatan tersebut, jajaran direksi PT Taspen (Persero) datang ke Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan keterangan dalam sidang uji materi UU 24/2011 pada Rabu siang ini.

Dalam kesempatan ini, Direktur Utama Taspen ANS Kosasih mengatakan, pihaknya datang untuk mewakili pemohon yang sekaligus nasabahnya juga.


"Hari ini kami datang sebagai pihak terkait. Jadi kita bukan yang ngajuin ini, tapi pemohon yang merupakan peserta kami itu mereka ada kekhawatiran, nanti kalau kita sampai terjadi hal-hal yang dikhawatirkan, apakah nanti manfaat yang diterima kami berbeda?" ujarnya di Gedung MK.

Kosasih menyampaikan, pemohon resah kualitas layanan Taspen yang selama ini fokus pada PNS dan pensiunannya bakal berkurang jika diserahkan kepada BPJS TK. Selain itu, ada juga kekhawatiran di mana secara perhitungan matematis dana milik nasabah Taspen akan dipakai untuk ikut menanggung layanan untuk nasabah BPJS TK yang pekerja swasta.

"Asetnya Taspen kan Rp263 triliun, anggotanya 4,1 juta orang. Kalau BPJS asetnya kabarnya Rp412 triliun, trus anggotanya kalau tidak salah sekitar 16 juta," beber dia.

"Jadi Rp263 triliun dibagi 4 (juta) sama Rp412 triliun dibagi 16 (juta), nanti kalau digabung berarti tergerus dong secara total? Saya bilang matematikanya menarik juga dari para pemohon," tambahnya.

Dia pun menjamin Taspen dapat memberikan layanan terbaik jika nasabahnya khusus berfokus pada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunannya.

"Tapi yang kami bisa jamin kepada seluruh peserta kami dan masyarakat, memang selama ini Taspen mengelola Rp263 triliun untuk 4,1 juta peserta aktif dan 2,3 juta yang sudah pensiun, kita memberikan layanan terbaik," tukas Kosasih.

Sumber : merdeka.com

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di WWW.KEMENDIKBUDINFO.COM,  Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.
loading...

0 Response to "Program Taspen Beralih ke BPJS TK, Apakah PNS Ikut Tanggung Dana untuk Pekerja Swasta"

Post a comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel